Bab 3: Premium
Untuk membuat berbagai sektor jadi benar-benar berkelanjutan, kami meyakini bahwa nilai dan risiko yang ada harus dibagi di seluruh rantai pasokan. Dalam Standar kami, kami ingin mendistribusikan manfaat dan biaya sertifikasi secara lebih merata antara petani dan perusahaan.
Dengan standar versi 1.4 , pendekatan kami terhadap Tanggung Jawab Bersama pun berubah. Dalam bagian ini, kami akan membahas perubahan bagi Pemegang Sertifikat Kebun.
Anda dapat meninjau semua perubahan pada bab ini di bagian Sumber Daya.
Pendekatan baru kami terhadap Tanggung Jawab Bersama
Dengan Standar Pertanian Berkelanjutan 2020, kami memperkenalkan Sustainability Differential (SD) dan Sustainable Investment (SI).
Ini adalah langkah yang tegas dan berani, yang bertujuan untuk:
-
Meningkatkan Tanggung Jawab Bersama di seluruh rantai pasokan
-
Mendukung rantai pasok yang adil
-
Menciptakanperlombaan menuju puncak dalam hal keberlanjutan
Intinya adalah agar, melalui alat transparansi, pemegang sertifikat dapat meningkatkan daya tawar mereka, sehingga memudahkan mereka menarik minat investasi dari pembeli mereka. Meskipun pendekatan untuk SD dan SI bersifat ambisius, kami menyadari bahwa ada sejumlah tantangan dalam penerapannya oleh pelaku pasar, dan transparansi seputar harga belum memengaruhi dinamika pasar seperti yang diharapkan. Namun, pengalaman ini telah memberi wawasan yang berharga.
Kami menghadapi tantangan sulit, dan meskipun hasilnya belum sesuai harapan, kami terus belajar, beradaptasi, dan berkembang.
Pendekatan baru kami :
-
Kami menerima umpan balik bahwa pemangku kepentingan merasa istilah “SD” dan “SI” terlalu rumit. Karena itulah kami menggunakan istilah “premium” untuk ke depannya.
-
Kami menggabungkan investasi yang sebelumnya dilakukan melalui SD dan SI (tunai dan nontunai) menjadi satu premium yang disederhanakan berdasarkan volume.
-
Untuk perusahaan dan merek yang ingin berkontribusi lebih dari sekadar membayar premium dan melakukan investasi khusus kepada kebun atau kelompok tani yang tidak terkait dengan volume, kami mengembangkan mekanisme untuk melakukan investasi ini di luar Standar Pertanian Berkelanjutan kami.
Apa saja perubahan yang terjadi jika dibandingkan dengan versi sebelumnya?
-
Sedikitnya 40% dari premium tersebut harus diberikan kepada anggota kelompok dan dibayarkan secara tunai atau dana moneter lainnya, dan bukan dalam bentuk barang. Sebelumnya, 100% harus diberikan kepada anggota kelompok.
-
Jumlah premium yang tersisadan disimpan oleh manajemen kelompok harus dibelanjakan dengan cara-cara yang menguntungkan produsen atau pekerja .
-
Pelaku Rantai Pasok harus membayar jumlah minimum yang disyaratkan. Saat ini, hanya satu tanaman (kakao) yang memiliki jumlah minimum yang disarankan. Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi per tanaman dapat Anda temukan di Lampiran tentang premium.
-
Kami tidak akan lagi meminta penjelasan mendetail tentang bagaimana cara anggota kelompok menghabiskan premium.
Mengapa melaporkan premium itu penting?
Laporan tentang premium bersifat diwajibkan berapa pun jumlahnya. Pelaporan ini membantu kami memantau dampak program ini terhadap produsen serta meningkatkan transparansi bagi pembeli
Proses untuk kontrak dan pelaporan:
LANGKAH 1 |
Premium sebagai bagian dari kontrak atau perjanjian |
Produsen dan pembeli menyusun kontrak atau perjanjian yang menyatakan:
|
LANGKAH 2 |
Pembayaran dan pelaporan dalam platform keterlacakan |
|
LANGKAH 3 |
Pembayaran kepada anggota kelompok |
|
LANGKAH 4 |
Pelaporan dalam rencana manajemen |
Dokumen manajemen:
|